Tampilkan postingan dengan label knowladge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label knowladge. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Maret 2012

Pilih Rokok atau Seks?


Peringatan standar tentang bahaya merokok di bungkus rokok yang dijual di Indonesia sebenarnya menarik untuk dibahas. Di sana tertulis: "Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan  Jantung, Impotensi, Gangguan Kehamilan dan Janin".

Kalau dikatakan apakah larangan itu efektif? Sepertinya tidak, karena biarpun ada larangan seperti itu jumlah perokok terutama generasi muda semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini tentunya akibat iklan rokok yang masif dan terang-terangan menyasar anak muda.

Soal ini tentunya sudah banyak dibahas oleh para penulis akitivis anti-rokok. Kali ini yang ingin dibahas hal yang sedikit berbeda terutama dari masalah fungsi seksual orang yang merokok.

Rokok Pengaruhi Seks?



Kalau Anda yang merokok ditanya 'Pilih mana merokok atau seks?'. Jawaban pertanyaan ini mungkin bisa beragam.

Ada mungkin yang akan memilih rokok, karena menunda rokok sejam saja bisa bikin kepala pusing, tetapi kalau menunda seks sampai seminggu saja tidak akan masalah. Tapi ada pula yang mungkin bilang kalau seks lebih penting daripada rokok. Atau yang lebih 'pintar' mungkin akan menjawab 'Paling enak abis seks terus merokok!'.

Sebenarnya banyak penelitian yang mengatakan dan mengungkapkan bukti-bukti bahwa merokok membuat libido pada pria menurun. Hal ini tidak ditemukan pada subjek perempuan dalam penelitian-penelitian itu.

Selain libido yang menurun, merokok pada jangka panjang bisa menyebabkan impotensi. Hal ini disebabkan karena nikotin yang terkandung di dalam rokok adalah suatu zat yang bersifat vasokonstriktor pembuluh darah. Efeknya pada pembuluh darah adalah memperketat jalannya darah.

Tidak heran orang dengan tekanan darah tinggi disarankan untuk tidak merokok. Pengerasan pembuluh darah ini akan mengakibatkan aliran darah menjadi kurang baik dan penis sebagai salah satu organ yang dialiri pembuluh darah untuk mencapai ereksi ini pun terkena dampaknya.

Masalah ini juga bisa terjadi pada wanita. Seperti diketahui organ intim wanita seperti klitoris merupakan 'miniatur penis' dalam bentuknya yang paling kecil. Klitoris juga bisa mengembang pada saat rangsangan seksual dan bisa memberikan kenikmatan bahkan orgasme pada wanita bila distimulus.

Kerjanya juga mirip dengan penis, artinya pembuluh darah di sekitar klitoris akan terisi jika ada rangsangan. Kalau wanita merokok dan membuat aliran darahnya kurang baik akibat pengerasan pembuluh darah, maka apa yang terjadi bisa disamakan pada pria yaitu kurang bergairah atau sulit mencapai kepuasan seksual.
Walaupun mungkin saat ini para perokok merasa tidak ada masalah dengan fungsi seksualnya ataupun dengan libidonya, penelitian telah membuktikan ada beberapa hal akan terkait dengan mekanisme vasokontriksi yang disebabkan oleh nikotin, zat yang terkandung di dalam rokok.

Salah satu yang paling penting adalah ereksi. Perokok yang merokok dalam jumlah yang besar dan waktu yang panjang akan mungkin sedikit menyadari adanya perbedaan kerasnya ereksi jika dia sudah tidak merokok lagi.

Sayangnya nikotin adalah zat adiktif, artinya zat ini menimbulkan ketergantungan dan akan sangat sulit melepaskannya jika kecanduan. Jadi bisa saja orang ini tidak akan pernah merasakan dirinya ereksi tanpa pengaruh nikotin.

Jadi pilih rokok atau seks?
READ MORE - Pilih Rokok atau Seks? Read more...

Selasa, 21 Februari 2012

Definisi Galau Bagi Mahasiswa


Definisi Galau Bagi Mahasiswa - "GALAU" makanan apaan tuh? "galau adalah sejenis makanan kaleng yang di awetkan dan memabukkan" <<< yang barusan boleh ngarang sendiri jangan di pikirin!! yang jelas jangan nanya guadefinisi/pengertian galau dalam kamus besar bahasa indonesia agar tidak terjadi pelecehan kata, karna gua bukan jurusan bahasa indonesia *ngisep jempol* buat gua galau adalah saat putus cinta atau ketika Ayu ting-ting nolak gua mentah-mentah trus seminggu kemudian jadian ama sahabat gua, sambil pamer cipika-cipiki depan gua...!!! apaan?? mandi sama-sama jarang, tidur sama-sama ngiler kok bisa??? WTF.. sial banget... oke lupain yang barusan, gua cuma ngayal. masih seputar suka duka kehidupan mahasiswa, kali ini gua pengen share definisi galau bagimahasiswa,, hue'e'e'e'eeeee,, cekibroooootttt....!!!!

Galau adalah saat nahan kentut waktu konsultasi ama dosen pembimbing...
READ MORE - Definisi Galau Bagi Mahasiswa Read more...

Kamis, 16 Februari 2012

pengertian medan magnet



Medan magnet adalah ruang di sekitar magnet atau ruang yang masih memungkinkan adanya interaksi magnet. Keberadaan magnet dapat terlihat dengan perubahan kedudukan serbuk besi sebagaimana percobaan Oersted. Yang kemudian digambarkan menurut kaidah tangan kanan.

Bumi merupakan medan magnetik raksasa, yang pembuktiannya dapat dilakukan dengan kompas. Penunjukkan arah kompas menyatakan arah kutub-kutub magnet bumi.

Menggambarkan medan magnet dalam fisika dapat dilakukan melalui berbagai eksperimen dan salah satunya dapat diamati serta dipelajari dari simulasi-simulasi berikut.

Simulasi-simulasi listrik dan magnet ini disediakan oleh Phet Colorado sebagai bagan animasi yang dapat diunduh dengan ukuran file yang sangat kecil.
READ MORE - pengertian medan magnet Read more...

Minggu, 25 Desember 2011

Penemu Bola Lampu

homas Alva Edison adalah penemu dari Amerika dan merupakan satu dari penemu terbesar sepanjang sejarah. Edison mulai bekerja pada usia yang sangat muda dan terus bekerja hingga akhir hayatnya. Selama karirnya, Thomas Alva Edison telah mempatentkan sekitar dari 1.093 hasil penemuannya, termasuk bola lampu listrik dan gramophone, juga kamera film. Ketiga penemuannya membangkitkan industri-industri besar bagi industri listrik, rekaman dan film yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Dia juga dikenal sebagai penemu yang menerapkan prinsip 'produksi massal' bagi penemuan-penemuannya.
Edison sendiri memperoleh keahliannya dalam bidang kelistrikan dan telegraphy (telegraph untuk komunikasi) pada usia belasan tahun. Pada tahun 1868, di usia 21 tahun, dia telah mengembangkan dan mempatentkan penemuannya yang berupa sebuah mesin yang merekam telegraph.
Dimasa kecilnya, Edison hanya bersekolah di sekolah yang resmi selama tiga bulan, selanjutnya semua pendidikannya diperoleh dari ibunya yang mengajar Edison di rumah. Ibu Edison mengajarkan Edison cara membaca, menulis, dan matematika. Dia juga sering memberi dan membacakan buku-buku bagi Edison, antara lain buku-buku yang berasal dari penulis seperti Edward Gibbon, William Shakespeare dan Charles Dickens.
Edison di usia 12 tahun, memperoleh penghasilan dengan cara bekerja menjual koran dan surat kabar, buah apel, serta gula-gula di sebuah jalur kereta api. Di usia itu pula, Edison hampir mengalami kehilangan seluruh pendengaran karena penyakit yang dideritanya, penyakit itu membuatnya menjadi setengah tuli. Edison pernah menulis dalam diarinya: "Saya tidak pernah mendengar burung bernyanyi sejak saya berusia 12 tahun."
Pada usia 15 tahun, Edison, sambil tetap berjualan, membeli sebuah mesin cetak kecil bekas yang selanjutnya dipasang pada sebuah bagasi mobil. Kemudian dia mencetak korannya sendiri, WEEKLY HERALD, yang di cetak, diedit dan dijualnya di tempat dia berjualan.
Pada musim panas 1862, Edison menyelamatkan seorang anak berusia tiga tahun yang hampir di tabrak oleh mobil. Ayah dari anak yang diselamatkan adalah kepala stasiun kereta api di tempatnya berjualan. Dan sebagai rasa terima kasih, kepala stasiun tersebut mengajari Edison cara menggunakan telegraph. Setelah 5 bulan mempelajari telegraph, Edison bekerja sebagai ahli telegraph selama 4 tahun. Hampir semua gaji yang didapatnya dihabiskan dengan membangun berbagai macam laboratorium dan peralatan listrik.
Edison sangat senang mempelajari sesuatu dan membaca buku-buku yang ada. Dari semua yang dipelajarinya, Edison menerapkan pelajaran tersebut dengan cara bereksperimen di laboratorium kecilnya. Edison tinggal di laboratoriumnya, hanya tidur 4 jam sehari, dan makan dari makanan yang dibawa oleh asistennya ke laboratoriumnya. Edison melakukan percobaan dan eksperimen terus menerus hingga penemuan-penemuannya menjadi sempurna. Mungkin kata yang cocok untuk menggambarkan kepandaian Edison adalah: "Genius adalah 99% kerja keras"


READ MORE - Penemu Bola Lampu Read more...

Jumat, 23 Desember 2011

Manusia indonesia yang sangat gigih "Warsito P. Taruno"


Robot itu bernama Sona CT x001. Di sebuah jendela ruko di perumahan Modernland, Tangerang, robot yang dibekali dua lengan itu sedang memindai tabung gas sepanjang 2 meter. Di bagian atas robot, layar laptop menampilkan grafik hasil pemindaian. Selasa dua pekan lalu itu, Sona—buatan Ctech Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology—sedang diuji coba. Alat ini sudah dipesan PT Citra Nusa Gemilang, pemasok tabung gas bagi bus Transjakarta. “Di dalam ruko tidak ada tempat lagi untuk menyimpan Sona dan udaranya panas,” kata Dr Warsito P. Taruno, pendiri dan pemilik Edwar Technology.

Sona harus berada di ruangan yang suhunya di bawah 40 derajat Celsius. Perusahaan migas Petronas, kata Warsito, tertarik kepada alat buatannya. Kini mereka masih dalam tahap negosiasi harga dengan perusahaan raksasa milik pemerintah Malaysia tersebut. Selain Sona, Edwar Technology mendapat pesanan dari Departemen Energi Amerika Serikat. Nilai pesanan lumayan besar, US$ 1 juta atau sekitar Rp 10 miliar.

Bahkan Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pun memakai teknologi pemindai atau Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT) temuan Warsito. Lembaga ini mengembangkan sistem pemindai komponen dielektrik seperti embun yang menempel di dinding luar pesawat ulang-alik yang terbuat dari bahan keramik. Zat seperti itu bisa mengakibatkan kerusakan parah pada saat peluncuran karena perubahan suhu dan tekanan tinggi.


ECVT adalah satu-satunya teknologi yang mampu melakukan pemindaian dari dalam dinding ke luar dinding seperti pada pesawat ulang-alik. Teknologi ECVT bermula dari tugas akhir Warsito ketika menjadi mahasiswa S-1 di Fakultas Teknik Jurusan Teknik Kimia, Universitas Shizuoka, Jepang, tahun 1991. Ketika itu pria kelahiran Solo pada 1967 ini ingin membuat teknologi yang mampu “melihat” tembus dinding reaktor yang terbuat dari baja atau obyek yang opaque (tak tembus cahaya). Dia lantas melakukan riset di Laboratorium of Molecular Transport di bawah bimbingan Profesor Shigeo Uchida.
Warsito mengakui teknologi yangkemudian disebut tomografi kedengarannya seperti dongeng fiksi ilmiah. “Tapi, karena tantangan itu riil, saya merasa terpacu menghadapinya secara riil juga,” katanya. Warsito kemudian meneruskan S-2 mengambil jurusan teknik kimia, berlanjut ke S-3 jurusan teknik elektronika di Universitas Shizuoka. Tesis dan disertasinya tetap mengenai teknologi tomografi.

Hounsfield dan Cormack memang yang pertama kali mengembangkan teknologi ini. Namun, basisnya sinar-X. Pada 1979, kedua ilmuwan ini mendapatkan Hadiah Nobel untuk Bidang Kedokteran. Temuan Warsito lebih canggih lagi karena basisnya dengan gelombang suara. Alhasil, tingkah laku zat cair, gas, dan padat di dalam reaktor tertutup yang tadinya tidak bisa dilihat dengan mata menjadi “kelihatan”. Teknologi ini, kata Warsito, boleh disebut tahap lanjut dari teknologi kelelawar, yang mampu “melihat dalam gelap” secara satu dimensi.

Profesor Liang Shih Fan dari Ohio State University, Amerika Serikat, mengajak Warsito mengikuti program pasca doktoral pada 1999. Dia menerima tawaran itu. Maklum, tidak ada lembaga di Jepang yang bersedia menampungnya. Situasi Indonesia yang ketika itu kacau-balau mempengaruhinya untuk tidak kembali ke Tanah Air.

Dia berhasil mengembangkan tomografi kapasitansi listrik berbasis medan listrik statis. Metode yang mengkombinasikan cara kerja otak manusia dan teori probabilitas ini dipatenkan di Amerika pada 2003. Paper yang menjelaskannya dimuat di jurnal Measurement Science and Technology.

Pada 2001, artikel ini menjadi paper yang paling banyak diakses di penerbitan online oleh Institute of Physics (London). Liang Shih Fan, ahli di bidang teknologi partikel, perminyakan, dan energi, kemudian menantangnya membuat teknologi “melihat tembus” ruang 4 dimensi. Hingga pertengahan 2003, Warsito tidak menemukan jawabannya.

Dia sempat frustrasi dan kembali ke Indonesia untuk memperpanjang visa. Keinginan mendidik anaknya di Tanah Air menjadi salah satu alasan dia tidak memperpanjang kontrak dengan Ohio State University. Namun, Warsito tetap melanjutkan risetnya dari sebuah ruko sewaan di Tangerang. Dia menjual mobil satu-satunya untuk membeli perlengkapan komputer dan Internet serta membuat warnet di lantai bawah ruko. Usaha yang dikelola istri dan adiknya ini untuk menutupi biaya operasional. Upayanya berhasil untuk “melihat tembus secara 4 dimensi”. Pada 2005, IEEE Sensors Journal memuat artikelnya berjudul “Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT)”. Sejak itu, teknologi ini menghiasi sesi plenary lecture di hampir seluruh konferensi ternama di dunia di bidang proses kimia, fluidisasi, mekanika fluida multifasa, energi, teknologi partikel, dan tomografi industri.

Di antaranya Kongres Dunia Tomografi Proses Industri, Aizu, Jepang (2005); Kongres Dunia Teknik Kimia dan Kongres Dunia Teknologi Partikel di Florida (2006); serta Pertemuan Tokoh 100 Tahun Ilmuwan Teknik Kimia yang Paling Berpengaruh di Abad ke-20 di Philadelphia (2008).

Aplikasi dari temuan Warsito sejatinya dapat diterapkan untuk sektor kesehatan (alat-alat kesehatan), geofisik, NDT (uji tanpa rusak), dan proses industri. Sayangnya, tak ada investor dalam negeri yang bersedia membiayai risetnya. Lembaga pemerintah juga tak meliriknya. Liang Shih Fan dan Ohio State University kemudian menawarkan bantuan. Di Amerika Serikat terbentuk perusahaan yang menang tender dari departemen energi setempat.

Di Indonesia, Warsito mengibarkan bendera dengan nama Ctech Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology. Nama terakhir merupakan singkatan dari Edi dan Warsito. “Biar kelihatan keren,” kata Warsito, yang menjabat Ketua Umum Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia. Edi merupakan sahabatnya ketika sama-sama kuliah program doktor di Jepang. Di perusahaan ini, Edi mengurusi divisi pengembangan bisnis.
Huruf C pada Ctech Labs, kata Warsito, bermakna melihat. Namun, bisa juga dibaca dalam bahasa Indonesia sebagai “sitek atau sito”. Ini merupakan nama panggilan Warsito ketika masih kecil. Sampai saat ini, ibunya memanggilnya Sito. Usahanya mulai berkibar. Jumat pekan lalu, Warsito mendapatkan anugerah Ahmad Bakrie Award untuk kategori teknologi. Sejak tahun lalu, Warsito merekrut 20 mahasiswa strata satu untuk menyelesaikan skripsi atau tugas akhir. Ada yang mengembangkan tomografi untuk USG dan sensor untuk mengetahui kandungan migas. Salah seorang mahasiswa tersebut membantunya membuat Sona CT x001. “Saya beri target skripsinya masuk di jurnal internasional atau dapat paten,” ujarnya.
sumber : http://www.tempointeraktif.com
READ MORE - Manusia indonesia yang sangat gigih "Warsito P. Taruno" Read more...

Sabtu, 10 Desember 2011

Abdul Qadir Al-Jailani

Meningkatkan Kualitas Iman : Tiga Pesan Syeh Abdul Qodir Jailani r.a.


Topik yang diangkat adalah mengenai pesan yang disampaikan syeh Abdul Qodir Jailani r.a. kepada murid-muridnya. Pesan itu sangat singkat tetapi kaya akan makna bila kita renungi dalam aplikasi keimanan dalam kehidupan kita.
Beliau menyampaikan tiga hal yang kurang lebih kalau diterjemahkan artinya sebagai berikut (mohon maaf arabnya saya lupa):
  1. Jadilah kalian seekor binatang buas terhadap segala perintah Allah SWT dan RosulNya.
  2. Jadilah kalian seperti orang yang sakit terhadap larangan-larangan Allah SWT dan RosulNya
  3. Jadilah kalian seperti orang yang mati terhadap taqdir Allah SWT.
Pertama, mari kita meraba diri kita pribadi, apakah karakter tersebut telah ada dalam diri kita. Untuk kriteria pertama, apakah kita  sudah seperti binatang buas yang sangat lapar terhadap perintah Allah dan Rasul. Rasa lapar itu tentu saja membuat kita menjadikan ibadah sebagai makanan yang akan mengenyangkan rohani kita. Bila ada panggilan Allah berupa adzan, bagaimana sikap kita? “Ah, masih jam 12 siang, entar nunggu jam 2 aja.” atau mungkin menundah sholat isya karena jam 12 malam pun masih bisa sholat isya. Itu mungkin salah satu parameter yang mencerminkan sikap kita terhadap perintah Allah dan Rosul.
Kedua, apakah sikap kita sudah seperti orang sakit bila dihadapkan pada larangan Allah dan Rosul? Kita mungkin sering terbalik mengaplikasikan dihari-hari kita. Kalau ada larangan, biasanya sikap kita tambah seperti binatang buas, tapi kalau dalam hal ibadah kita tambah seperti orang sakit. Manusia memang sok pintar. Ambil contoh, kita dilarang minum alcohol, karena Dzat yang membuat kita sudah mengetahui apa yang terbaik bagi makhluk, banyak kejelekan yang ditimbulkan, tapi realita yang ada menunjukkan bahwa sebagian manusia seolah merasa pintar dengan tetap meminumnya dengan alasan yang mereka buat sendiri.
Atau mungkin masalah ghibah, membongkar kejelekan orang lain. Untuk apa? Itu bagaikan memakan daging saudara kita yang sudah busuk. Apakah dengan itu kita akan tampak lebih bagus yang kita bicarakan. Oleh jadi kesalahan kita, dosa kita lebih banyak dari pada orang yang kita bicarakan. Terus kenapa membicarakan kejelekan orang lain itu seolah MAKANAN YANG SANGAT LEZAT, kita sering merasa puas melakukannya. Apa yang kita dapat? Apa kita senang kalau aib kita dibongkar orang lain. Jawabannya pasti TIDAK. Trus kenapa kita melakukan itu ? Kalau tidak salah AA Gym menyampaikan bahwa menyampaikan bahwa bila kita membicarakan kesalahan orang, maka dosa kesalahan itu akan langsung berpindah pada diri kita. Na3udzubiLLAH meen Dzalik. Semoga Allah menjauhkan kita dari perilaku yang demikian itu. Penulis juga kadang merasa heran, kenapa ghibah itu sangat menyenangkan ? Padahal jelas-jelas sudah buruk bagi kita.
Ketiga, kita bisa melihat orang mati. Apapun yang dilakukan padanya, dia akan selalu diam dan menerima. Bila kita siram dia dengan air dingin, maka dia akan diam. Atau mungkin kita siram dengan air panas, maka diapun akan tetap diam tanpa melakukan perlawanan apapun. Kemanapun kita membawanya, dia akan selalu menurut kehendak kita. Begitulah mungkin gambaran seorang muslim terhadap takdir Allah SWT. Dalam kehidupan ini, kita sering mendapatkan takdir yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Satu saat kita sangat bahagia dengan nikmatNYA, satu saat yang lain, kita akan sangat sedih atau menderita karena musibah yang menimpa kita. Tapi itulah kehendakNYA. Itulah yang harus kita syukuri,  baik itu nikmat berupa kebahagiaan ataupun kesusahan semua itu adalah ujian. Banyak fakta yang membuktikan bahwa manusia sering lulus ketika di uji dengan kesusahan, tapi mereka malah lalai ketika di uji dengan kesenangan hidup. Na3udzubillah.
Allah sudah berfirman bahwa semua ujian dan cobaan itu telah disesuaikan dengan kemampuan kita untuk mengatasinya. Sehingga kita yakin bahwa apapun takdir itu, susah atau senang, kita suka atau tidak kita suka, itu merupakan hal yang paling baik bagi kita menurut PENCIPTA KITA. Apakah kita punya landasan yang menyangkal hal yang menurut pencipta kita itu baik? Allah juga mengingatkan bahwa kadang suatu hal itu kita benci, padahal sesuatu itu sangat baik bagi kita, atau sesuatu itu kita senangi, tapi nyatanya malah akan membuat kesengsaraan bagi kita.

Jadi kita hilangkan segala keraguan dan selalu meyakini bahwa setelah kita berusaha maksimal, apapun hasil yang kita dapatkan, suka atau tidak, itulah yang menurut dzat yang maha Tahu paling bagus bagi diri kita. Demikian tulisan ini, semoga menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.
 
READ MORE - Abdul Qadir Al-Jailani Read more...

Hati-hati Percintaan Bubar Karena Teknologi


Selalu ada sisi positif dan negatif dari semua hal, termasuk teknologi. Jika tidak hati-hati, perkembangan teknologi yang harusnya memudahkan, justru bisa menganggu kisah cinta Anda.

Ada orang yang mendapatkan kekasih lewat Internet, tetapi ada juga yang dicampakkan pujaan hati lewat SMS. Kehadiran teknologi dalam dunia percintaan memang kini semakin maju. Bukan hanya sekadar alat penghubung tapi juga bisa berfungsi sebagai detektif sampai “satpam”. Nah, jika tidak hati-hati, kecanggihan teknologi yang baik malah bisa berbalik merugikan kehidupan cinta Anda. Waspadalah!

Sibuk sendiri
Ketak-ketik di BlackBerry atau telepon selular cerdas Anda hampir tak bisa berhenti bahkan sampai detik terakhir sebelum tidur. Sering kali Anda lebih fokus pada ponsel, ketimbang pasangan yang duduk manis di sebelah. Saat liburan, interaksi Anda berdua juga kerap kurang maksimal karena kehadiran gangguan yang masuk melalui gadget Anda.

Jangan biarkan gadget atau alat komunikasi lainnya mengurangi kualitas hubungan Anda dengan orang terdekat. Usahakan sebisa mungkin melupakan gadget Anda dan berbincang dengan kekasih, teman makan malam. Bagaimanapun sentuhan personal dan interaksi saat tatap muka penting untuk meningkatkan kualitas hubungan walau Anda sudah saling berkabar seharian lewat pesan singkat.

Prioritas pertama
Apa yang Anda lakukan ketika baru bangun tidur? Memeluk pasangan, mencium si buah hati, atau memeriksa pesan di ponsel Anda? Jawaban yang terakhir mungkin lebih banyak dipilih saat ini.



Sadarkah Anda bahwa saat ini si gadget andalan sudah berubah jadi prioritas ketimbang orang tersayang? Berapa kali Anda harus melepaskan genggaman saat menonton bioskop dengan kekasih karena harus memeriksa pesan? Kerap juga pembicaraan penting dengan pasangan terganggu karena ada tanda pesan masuk di ponsel.

Jangan membiarkan diri Anda “dijajah” gadget. Selalu tetapkan batasan kapan Anda bisa terus memeriksa pesan di ponsel dan kapan Anda bisa benar-benar fokus untuk berinteraksi dengan kekasih. Orang tersayang Anda pasti kecewa jika ia dinomorduakan, meski oleh benda elektronik.

Eksistensi
Semakin berkembang, Internet menjadi tempat untuk berbagai macam hal, termasuk tempat menunjukkan eksistensi. "Kok status Facebook kamu masih single, kan kita sudah jadian?"

"Pasang foto sama aku dong di avatar Twitter?"

Nah, hal kecil seperti ini sering jadi pemicu konflik. Kata sayang atau komitmen kini tak cukup lagi hanya ditunjukkan secara tatap muka langsung. Status di Internet pun penting untuk mengukuhkan sebuah hubungan. Jika kekasih keberatan, maka potensi konflik bisa terjadi.

Dianggap masih ingin cari pacar, tidak mau menunjukkan sudah punya istri, atau bahkan dituduh tidak sayang jika tidak mau memajang eksistensi orang tersayang di situs jejaring sosial! Padahal setiap orang punya alasan dan preferensinya masing-masing.

Bisa saja sang kekasih menolak mengungkap terlalu banyak kisah pribadi atau kehidupan cintanya di jejaring sosial karena lebih banyak menggunakannya untuk urusan pekerjaan. Bicarakan hal ini baik-baik dan jangan jadikan sebagai tuntutan.

Jika ia memang siap membuka kehidupan pribadinya ke publik, tanpa diminta pun ia akan senang hati memasang status in a relationship atau married di profil jejaring sosialnya.

Mata-mata
Penguntit atau stalker era masa kini memang berbeda dengan jaman Alfred Hitchcock. Sekarang, tak lagi perlu keluar rumah untuk mengetahui apa yang sedang dikerjakan kekasih, di mana ia berada, hingga dengan siapa ia pergi. Cukup intip-intip status jejaring sosialnya atau bahkan lengkapi ponselnya dengan aplikasi berbasis GPS sehingga mudah melacak keberadaannya.

Ini juga menjadi potensi konflik karena tak sedikit pasangan yang cemburu buta. Kekasih dan mantannya sama-sama 'check-in' foursquare di mal tertentu dan bukan berarti mereka sedang bersama. Bisa saja kebetulan.

Atau kasus lain, jika pasangan Anda terlalu sering mention seseorang di Twitter, maka Anda secara otomatis membuka profil orang tersebut: Siapa dia dan apa hubungannya dengan kekasih Anda.

Apakah dalam konfrontasi Anda lebih percaya Internet ketimbang ucapan pasangan? Apalagi jika pasangan saling tahu password. Secara berkala pasti akan ada aktivitas saling memeriksa inbox atau aktivitas dan pertemanannya di situs tersebut secara diam-diam.

Huft! Melelahkan sekali ya jadi kekasih zaman sekarang. Mungkin banyak yang sudah lupa pada yang namanya kepercayaan dalam suatu hubungan. Karena itu jangan lupakan komunikasi tatap muka langsung agar hubungan tetap kuat tanpa perlu sibuk menjadi penguntit di dunia maya.

Tuntutan baru
Sudah dibaca (“R”) kenapa belum dibalas? Kenapa dia nggak mau memberi tahu password Facebook? Tak sedikit juga pasangan yang meminta kekasihnya mengirim bukti foto tempat ia berada karena tidak percaya pada ucapan kekasih. Banyak tuntutan baru muncul dengan adanya perkembangan teknologi. Tuntutan ini seringkali menjadi sumber konflik jika pasangan belum memiliki dasar hubungan yang kuat.

Mudah menilai
"Pacar baru kamu narsisistik ya, lihat saja Facebooknya."

"Kayaknya teman baru kamu orangnya aneh deh kalau aku lihat Twitternya."

Ketika bertemu atau mendengar nama orang baru, tak jarang yang dilakukan adalah mencari akun jejaring sosialnya atau menelusuri namanya di mesin pencari. Hasil pencarian akun jejaring sosialnya pun bermacam-macam. Ada yang positif, ada yang negatif. Tapi sering hasil pencarian itu dijadikan bahan untuk menilai orang tersebut. Bisa jadi Anda membatalkan kencan hanya karena melihat “keanehan” pada akun jejaring sosialnya.

Seperti halnya jangan menilai buku hanya dari sampulnya, jangan pula menilai seseorang hanya dari akun jejaring sosialnya. Memang akun jejaring sosialnya bisa memberikan gambaran tentang orang tersebut, tapi tak ada salahnya bertemu langsung dan siapa tahu ia tak seperti yang Anda duga.

Selingkuh
Ini yang paling berpotensi menimbulkan konflik. Beberapa studi mengatakan aktivitas yang tinggi pada situs jejaring sosial bisa membuka potensi selingkuh. Kemudahan untuk menggoda dan berhubungan dengan teman lama bisa membuka pintu baru untuk main api. Sekadar berteman atau sudah masuk ke kategori selingkuh? Batasan flirting pun kini semakin abu-abu dengan adanya fitur-fitur di jejaring sosial.

Jangan biarkan hal ini terjadi pada hubungan Anda. Kuncinya, tetap pertahankan kualitas komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan. Kuatkan hubungan Anda lewat interaksi secara langsung dan tetap saling berkabar lewat gadget andalan.

Jangan biarkan Internet dan gadget merusak hubungan cinta Anda yang begitu berharga.
READ MORE - Hati-hati Percintaan Bubar Karena Teknologi Read more...

Sabtu, 05 November 2011

Idul Adha: Ujian Cinta Sang Kekasih Allah

domba-qurban-idul adha

Setelah diselamatkan oleh Allah dari kobaran api Raja Namrud karena meruntuhkan berhala-berhala, Nabi Ibrahim menjadi teladan pejuang penegak Tauhid. Puluhan tahun berikutnya adalah masa-masa menyebarkan ajaran Islam bagi Khalilullaah, Sang Kekasih Allah. Puluhan atau bahkan ratusan tahun menyeru kepada agama Allah di tengah kejahilan manusia merupakan tugas yang diemban ‘sendirian’ oleh Nabi Ibrahim.
Ketika usianya telah menua, keinginan dan harapan untuk memperoleh keturunan semakin besar. “Rabbii hablii minash shalihiin.” Ya Tuhanku, karuniakanlah untukku anak yang shalih, demikian pinta dan doa Nabi Ibrahim.
Di luar dugaan, karena beliau dan istrinya telah sama-sama berusia lanjut, Allah mengabulkan permohonan tersebut. “Maka kami sampaikan berita gembira kepadanya berupa anak yang shabar.” Bagi Nabi Ibrahim, Ismail bukanlah sembarang putra, ia adalah jawaban dari bertahun-tahun pengharapan, balasan dari berabad penderitaan, cahaya mata, dan mimpi jadi kenyataan.
Sedikit banyak, Ismail menjadi harapan besar dan curahan cinta dari Nabi Ibrahim. Seluruh jiwanya seakan terpatri kepada putra semata wayangnya ini.
Tetapi Allah tidak membiarkan keadaan seperti itu berlangsung lama. Nabi Ibrahim akan diuji kembali: menyembelih putra satu-satunya yang teramat sangat ia cintai.
Mengapa Nabi Ibrahim diuji kembali. Ia yang membaktikan hampir seluruh umurnya untuk berjuang menegakkan agama Allah, menghilangkan kebodohan dan membangun pondasi ketauhidan, mengapa harus menerima ujian lagi?
Apakah karena manusia tak boleh berhenti? Apakah karena manusia tak boleh tertipu oleh ratusan tahun perjuangan dan kemenangan? Apakah karena ia tak boleh menganggap dirinya tanpa kelemahan? Apakah karena semua yang menjadi pusat perhatian kita di dunia ini akan membutakan jiwa kita? Dan akhirnya apakah karena semakin tinggi tingkat keimanan kita, maka semakin besar pula bahayanya jika kita jatuh?
Sepertinya tak ada kata yang bisa melukiskan bagaimana tanggapan dan perasaan Nabi Ibrahim ketika menerima perintah mengurbankan Ismail. Betapa besar sakit, pilu, dan kesedihan jiwanya. Tak tergambarkan.
Bagaimana mungkin ia akan meletakkan Ismail, cahaya matanya, pujaan hatinya, harapan jiwanya, ke tanah dan menempelkan pisau ke lehernya?
Jika saja dirinya yang harus dikurbankan, itu lebih ringan. Tetapi tidak, Ismail yang muda harus mati, dan Ibrahim yang renta harus tetap hidup. Hati Nabi Ibrahim tentu telah tercabik-cabik oleh peperangan cinta, antara Allah dan Ismail.
Siapa yang Nabi Ibrahim pilih? Cinta Allah atau cinta pribadi? Kenabian atau kebapakan? Kesetiaan kepada Allah atau kepada keluarga? Keimanan atau perasaaan? Kebenaran atau kenyataan? Kesadaran atau hawa nafsu? Kewajiban atau kesenangan? Tugas atau hak? Tauhid atau syirik? Maju terus atau diam saja? Dan akhirnya Allah ataukah Ismail?
Setan pun memanfaatkan kebimbangan dan perseteruan di dalam jiwa ini.
Ketika kebenaran itu menambah kenikmatan kehidupan di dunia ini, manusia akan berbondong-bondong menjadi pencari kebenaran. Tetapi ketika kebenaran itu menhilangkan kenikmatan dan menghasilkan permasalahan, kerugian atau bahaya, para pencari kebenaran ini hanya sedikit.
Dari kisah yang menjadi latar belakang hari raya Idul Adha ini, kita mengetahui bahwa Nabi Ibrahim memilih cinta kepada Allah dan merelakan Ismail. Nabi Ibrahim mengajarkan kepada kita untuk memilih kenabian di atas kebapakan, memilih kesetiaan kepada Allah di atas kepada keluarga, memilih keimanan di atas perasaan, memilih kebenaran di atas kenyataan, memilih kesadaran di atas hawa nafsu, mengutamakan kewajiban di atas kesenangan, dan mengutamakan Tauhid di atas kesyirikan.
Demikianlah Nabi Ibrahim menghadapi ujian cinta dari Allah ta’ala. Bagaimana dengan kita?
Siapakah Ismail kita? Mungkin ia adalah putra-putri kita? Mungkin istri kita? Orang yang menjadi tambatan hati? Mungkin gelar kesarjanaan kita? Pangkat dan jabatan? Tabungan dan harta kita yang melimpah? Obsesi dan ide-ide kita? Kecantikan paras kita? Kegagahan tubuh kita? Prestasi dan keterampilan? Kekuatan kita? Atau bahkan kebanggaan akan keimanan dan keshalihan amal kita?
Itulah ujian cinta yang besar. Semoga kita bisa mengambil pelajaran.
READ MORE - Idul Adha: Ujian Cinta Sang Kekasih Allah Read more...

Bukit 'Budha


Dengan sedikit imaginasi dan kemampuan olah foto, jadilah 'Kepala Sang Budha' menjadi 'bukti' kebesaran Allah


Gambar semacam ini (kolom sebelah kiri, di bawah) sudah sejak lama beredar di internet melalui berbagai mailing list tempat berdiskusi kaum muslimin. Dan gambar ini (beserta beberapa yang lain) dijadikan sebagai 'bukti' kebesaran Allah.
Mm... lagian apa hubungannya 'Sang Budha' dengan kebesaran Allah atau kebenaran Islam???
Gambar dan keterangan gambar yang beredar
Gambar yang diklaim sebagai bukti kebesaran Allah. Sebuah bukit yang ketika diputar 90 derajat menampilkan wajah manusia - Sang Budha!
Gambar dan keterangan gambar dari saya
Gambar asli adalah sebuah bukit di obyek wisata Machu Pichu, Peru. Gambar telah dimanipulasi untuk lebih menunjukkan kemiripan dengan wajah manusia. Dalam hal ini Sang Budha
Perhatikan, bagaimana 'orang yang memanipulasi' gambar di sebelah kiri, menambahkan bentukan mata dan mulut. Lihat pula bagaimana sisi kiri dari bukit utama 'dipendekkan' untuk memberi kesan bentukan 'hidung'.
Tentunya tidak layak kita memakai sesuatu yang dipalsukan sebagai bukti kebesaran Allah.
Berikut ini adalah beberapa gambar wilayah wisata Machu-Picchu jika dilihat dari sisi lain
gambar wilayah machu picchu dari sisi lain gambar wilayah machu picchu dari sisi lain gambar wilayah machu picchu dari sisi lain Atau silakan lihat di Google tentang gambar wilayah ini yang bersumber dari berbagai pihak.
Mungkin anda juga tertarik dengan bagaimana Allah menjelaskan fungsi gunung di dalam Al Qur'an.
Bagan potongan melintang. Gunung-gunung, sebagaimana pasak, memiliki akar yang menghunjam di bawah tanah. Sebuah kenyataan yang telah digambarkan oleh Al Qur'an lebih dari 1400 tahun yang lalu.
READ MORE - Bukit 'Budha Read more...

Selasa, 01 November 2011

HUKUM IURAN QURBAN


BOLEH BERGOTONG ROYONG (IURAN) DALAM BERKURBAN

Pertanyaan

Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Bolehkah bergotong-royong (iuran) dalam berkurban ? Berapa jumlah kaum muslimin seharusnya dalam bergotong-royong (iuran) melakukan kurban? Apakah harus dari satu keluarga ? Dan apakah bergotong-royong semacam itu bid’ah atau tidak?

Jawaban

Seorang laki-laki diperbolehkan melakukan kurban atas nama dirinya dan anggota keluarganya dengan satu ekor kambing. Dasarnya, hadits shahih dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau berkurban dengan satu ekor kambing , atas nama diri beliau sendiri dan atas nama keluarganya. [Hadits Muttafaqun Alaih]

Juga hadits yang diriwayatkan oleh Imam Malik, Ibnu Majah dan Tirmidzi dan beliau menshahihkannya.

Dari Atha’ bin Yasir, ia berkata, “Saya bertanya kepada Abu Ayyub Al-Anshari, bagaimana kurban-kurban yang sekalian (para sahabat) lakukan pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam” Abu Ayyub menjawab, “Pada zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam seseorang berkurban dengan satu ekor kambing atas nama dirinya dan atas nama keluarganya. Maka mereka memakannya dan memberi makan orang lain. Kemudian orang-orang bersenang-senang, sehingga jadilah mereka sebagaimana yang engkau lihat.” [HR Malik, kitab Dhahaya, Bab Asy-Syirkah Fi Adh-Dhahaya dan Ibnu Majah, Shahih Ibnu Majah no. 2563 dan lain-lain].

Sedangkan satu ekor unta dan setu ekor sapi, sah untuk gabungan tujuh orang. Baik mereka berasal dari satu keluarga atau dari orang yang bukan dari satu rumah. Baik mereka punya hubungan kerabat ataupun tidak. Sebab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengijinkan para sahabat untuk bergabung dalam (berkurban) unta dan sapi. Masing-masing tujuh orang. Wallahu a’lam. [Fatwa No. 2416]

Pertanyaan

Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Ayah seorang laki-laki meninggal dunia. Dan dia ingin menyembelih kurban atas nama ayahnya. Tetapi ada beberapa orang menasihatinya “tidak boleh menyembelih unta untuk kurban satu orang. Sebaiknya kambing saja, itu lebih utama dari pada unta. Orang yang mengatakan kepadamu sembelihlah unta maka orang ini keliru. Sebab unta tidak boleh untuk kurban, kecuai gabungan dari sekelompok orang”, benarkah?

Jawaban

Dibolehkah menyembelih binatang kurban atas nama orang yang telah meninggal dunia tersebut baik dengan seekor kambing atau seekor unta. Orang yang mengatakan, bahwa unta hanya untuk gabungan sekelompok orang, maka itu keliru. Sedangkan kambing tidak sah, kecuali untuk satu orang (pelaku kurban). Namun pelakunya itu bisa menyertakan orang lain dari anggota keluarganya dalam pahalanya. Adapun unta, boleh untuk pelaku satu orang atau tujuh orang, yang mereka beriuran dalam hal harganya. Kemudian, sepertujuh dari daging kurban unta itu merupakan kurban dari masing-masing tujuh orang. Sapi, dalam hal ini sama hukumnya seperti unta. [Fatwa No. 3.055]

BOLEHKAH DAGING KURBAN DIMAKAN BERSAMA-SAMA?

Pertanyaan:

Lajnah Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Orang-orang pedalaman memasak daging kurban bersama-sama dan tidak membagikan daging tersebut. Kemudian mereka berkumpul bersama seperti walimah (pesta). Saya katakan kepada mereka : “Kalian bagi-bagikan lebih utama”. Tetapi mereka menjawab : “Masing-masing kami berkurban dengan satu ekor kurban. Dan setiap hari, kami makan bersama daging kurban tersebut di tempat masing-masing orang yang berkurban di antara kami (secara bergilir)”. Juga dibolehkan memecah-mecahkan tulangnya atau tidak ?

Jawaban

Bagi sekelompok orang, diperbolehkan masing-masing untuk menyembelih seekor binatang kurban pada hari-hari Ied, yaitu Idul Adha dan tiga hari sesudahnya (tasyriq). Dan mereka, boleh memecahkan tulangnya, kemudian memasaknya dan memakannya secara bersama-sama tanpa dibagi-bagikan. Sebagaimana diperbolehkan pula mereka membagi-bagikannya di kalangan mereka sebelum atau sesudah dimasak untuk dishadaqahkan. [Fatwa No. 3055]

RITUAL QURBAN

Ayat dalam Al Qur'an tentang ritual kurban antara lain : surat Al Kautsar ayat 2: Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah (anhar). Sementara hadits yang berkaitan dengan kurban antara lain: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” (HR. Ahmad dan ibn Majah).

Hadits Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.” Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” HR. Ahmad dan ibn Majah

“Jika masuk tanggal 10 Dzul Hijjah dan ada salah seorang diantara kalian yang ingin berqurban, maka hendaklah ia tidak cukur atau memotong kukunya.” HR. Muslim

“Kami berqurban bersama Nabi SAW di Hudaibiyah, satu unta untuk tujuh orang, satu sapi untuk tujuh orang. “ HR. Muslim, Abu Daud, Tirmidzi.

HUKUM QURBAN

Mayoritas ulama dari kalangan sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in, dan fuqaha (ahli fiqh) menyatakan bahwa hukum qurban adalah sunnah muakkadah (utama), dan tidak ada seorangpun yang menyatakan wajib, kecuali Abu Hanifah (tabi’in). Ibnu Hazm menyatakan: “Tidak ada seorang sahabat Nabi pun yang menyatakan bahwa qurban itu wajib.

SYARAT-SYARAT QURBAN

Syarat dan ketentuan pembagian daging kurban adalah sebagai berikut :

· Orang yang berkurban harus mampu menyediakan hewan sembelihan dengan cara halal tanpa berutang.

· Kurban harus binatang ternak, seperti unta, sapi, kambing, atau biri-biri.

· Binatang yang akan disembelih tidak memiliki cacat, tidak buta, tidak pincang, tidak sakit, dan kuping serta ekor harus utuh.

· Hewan kurban telah cukup umur, yaitu unta berumur 5 tahun atau lebih, sapi atau kerbau telah berumur 2 tahun, dan domba atau kambing berumur lebih dari 1 tahun.

· Orang yang melakukan kurban hendaklah yang merdeka (bukan budak), baligh, dan berakal.

· Daging hewan kurban sebaiknya dibagi tiga, 1/3 untuk dimakan oleh yang berkurban, 1/3 disedekahkan, dan 1/3 bagian dihadiahkan kepada orang lain.

READ MORE - HUKUM IURAN QURBAN Read more...

tag

Followers

Text


  ©Template by Blogger. Design By Tips dan Trik Blog